Monitoring Data Kinerja

Akuntabilitas Kinerja merupakan perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan pelaksanaan Program dan Kegiatan yang telah diamanatkan para pemangku kepentingan dalam rangka mencapai misi organisasi secara terukur dengan sasaran/ target Kinerja yang telah ditetapkan melalui laporan kinerja instansi pemerintah yang disusun secara periodik. Untuk tercapainya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah maka dilakukan monitoring atas data kinerja. Monitoring data kinerja dilakukan dengan menggunakan alat bantu Form Rencana Aksi (FRA) dan dilakukan rapat evaluasi kinerja secara periodik guna monitoring dan evaluasi capaian kinerja. 

Monitoring Data Kinerja dilakukan dengan cara membandingkan target kinerja dengan realisasi kinerja dari setiap Indikator Kinerja Utama (IKU). Waktu pelaksanaan monitoring capaian kinerja adalah secara periodik (triwulanan). Oleh karena itu, dalam monitoring capaian kinerja triwulanan dilakukan terhadap target kinerja setiap triwulan untuk masing-masing IKU. Monitoring dilakukan dengan melakukan analisis terhadap masalah/kendala, solusi/strategi yang telah dilakukan, rencana aksi/rencana tindak lanjut, PIC dan batas waktu tindak lanjut, serta dokumen bukti dukung dan bukti tindak lanjutnya.

Monitoring Data Kinerja dilakukan oleh Pimpinan Satuan Kerja (Kepala BPS Kabupaten/Kota) dengan melibatkan seluruh pegawai dalam satuan kerja tersebut. Untuk mempermudah proses koordinasi dan monitoring maka dilakukan pembagian tanggung jawab pelaporan data kinerja sesuai dengan domain tanggung jawab (teknis pekerjaan) sesuai IKU satuan kerja. Hal ini menjadikan proses pengumpulan dan monitoring data kinerja menjadi lebih terspesialisasi dan diharapkan data kinerja yang dihasilkan dapat lebih baik lagi.

Platform Dakota merupakan inovasi dari BPS Kabupaten OKU Timur untuk lebih optimal dan lebih tertatanya pengumpulan dan pelaporan data kinerja pada Satker BPS Kabupaten OKU Timur. FRA sendiri bersifat mandatori dan memiliki templete yang baku serta masih memerlukan beberapa pelengkap untuk menghasilkan data kinerja yang dipersyaratkan dalam setiap periode palaporannya. Keberadaan Dakota sendiri menjadi supporting atas keterbatasan FRA mandatori tersebut, disamping dengan pemanfaatan Dakota maka integrasi dalam pengumpulan dan pelaporan data kinerja dapat terwujud.

Dakota sebagai inovasi memiliki berbagai fitur dan keunggulan. Keunggulan yang nyata adalah terkait simplikasi link yang selama ini berjumlah banyak dan membingungkan serta alur pengumpulan dan pelaporan data kinerja yang menyulitkan pengguna. Dengan Dakota proses pelaporan dapat dilakukan dengan memilih menu yang tersedia untuk setiap triwulan, pengisian form rencana aksi dan upload dokumen lebih mudah, serta terdapat menu edit yang menjadikan pengguna lebih terbantu apabila melakukan kesalahan. Disamping itu, dengan Dakota maka arsip data kinerja akan tersimpan dan tertata rapi. Dakota dirancang user friendly sehingga dapat diakses dengan perangkat apapun dan dimanapun tentunya.

Scroll to Top